Waduh, La Nyalla bilang Persebaya IPL hasil kloningan

Sindonews.com – Perjuangan Persebaya di pentas Indonesian Premier League (IPL) musim ini bisa jadi akan berakhir sia-sia. Pasalnya, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Minggu (17/3) memutuskan tim yang diperkuat Andik Vermansyah itu tidak masuk dalam konsep penyatuan liga musim depan.

Wakil Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti mengatakan jika Persebaya IPL dianggap tim ilegal. “Persebaya IPL itu hasil kloningan. Yang asli adalah Persebaya yang sekarang tampil di Divisi Utama,”ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (18/3).

Sebelumnya, sempat banyak versi yang beredar  terkait nasib Persebaya musim depan.
Salah satunya,  Persebaya IPL dan Persebaya DU akan dibekukan musim depan. Selain itu juga muncul kabar tim-tim yang mendua akan diputuskan dalam rapat Exco. “Yang benar Persebaya DU yang asli, Arema IPL juga sama hasil kloningan, ” tandasnya.

Senada dengan Nyalla, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan dalam pembahasan penyatuan liga dalam KLB PSSI, Exco menganggap anggota PSSI yang sah adalah Persebaya DU atau yang berkompetisi di Divisi Utama PT Liga Indonesia. “Persebaya (DU) yang sah anggota PSSI tetap mengikuti proses promosi musim depan” tandasnya.

Nasib sama juga dialami Arema IPL yang dipastikan tidak akan bisa tampil dalam liga hasil putusan KLB PSSI. “Sama juga, nantinya Persebaya dan Arema IPL yang tidak diperkenankan ikut kompetisi baru sesuai hasil KLB,” tandas  Joko Driyono

Ucapan Nyalla dan Joko Driyono ini membuat perjuangan Andik Vermansyah di pentas IPL akan sia-sia. Sebab, jika tetap ikut melanjutkan kompetisi tidak punya hak merebut jatah empat tiket tim IPL yang berhak tampil di kompetisi musim 2013-2014 mendatang, termasuk Arema IPL. Seperti diketahui, kompetisi IPL hanya mendapatkan kuota 4 tim sedangkan kompetisi ISL diberi jatah 18 tim. Total ada 22 tim yang berlaga di kompetisi musim depan.

Menggapai putusan hasil KLB ini, manajemen Persebaya IPL tampaknya sudah memberikan signal  mengibarkan bendera putih. “Untuk Persebaya, saya belum dapat berkomentar. Prinsip untuk kebaikan bersama, harus ada yang mengalah dan menghormati keputusan yang diambil demi kepentingan yang lebih besar,” ujar CEO Persebaya IPL Gede Widiade.

Disinggung apakah Persebaya tetap akan melanjutkan tampil di kompetisi IPL, Gede tidak menjawab, “Saya baru  mendengar informasi sepotong-potong terkait hasil KLB.
Kalau hanya empat tim IPL, bagimana nasib tim-tim lainnya. Akan terjadi banyak pengangguran yang menggantungkan hidupnya dari sepak bola,” ujarnya.

Berbeda dengan Persebaya,  Arema IPL sudah menyiapkan langkah hukum terkait keputusan KLB. “Nama dan logo Arema sudah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. FIFA dan AFC pun mengakui Arema yang sah adalah kontestan LPI. Kalau dihapus, kami akan menempuh jalur hukum,” ujar Kuasa Hukum Arema IPL Erpin Yuliono.

 

(aww)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*