Tiga Pelaku Pengeroyokan Bonek Diancam 7 Tahun Penjara

SURYA Online, SURABAYA – Sidang perdana kasus pengeroyokan suporter Persebaya 1927 digelar di PN Surabaya. Dalam sidang dengan tiga terdakwa, mereka dijerat pasal pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

Pada sidang yang digelar di ruang Cakra ini, mengagendakan pembacaan berkas dakwaan untuk ketiga terdakwa yakni Weco Wijaya (26), warga Jl Klampis Ngasem, Santara Dwi Hariyanto (21), tinggal di Jl Jagir Wonokromo dan Ichsan Maulana Syahputra (21), warga Jalan Simo.

Berkas perkara ketiganya, dipisah menjadi dua berkas (split). Terdakwa Weco dan Santara digabungkan menjadi satu berkas dengan majelis hakim yang diketuai Wahyono. Sedangkan untuk kasus terdakwa Ichsan, majelis hakimnya diketuai Ekowati Hari Wahyuni.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endro Rizki dari Kejari Surabaya, mendakwa ketiganya dengan dakwaan primer Pasal 170 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. Lalu dakwaan subsidair pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

“Ini ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara,” jelasnya dalam sidang, Senin (10/3/2014).

Usai pembacaan dakwaan, majelis hakim memberi kesempatan pada tiga terdakwa untuk konsultasi dengan kuasa hukumnya. Tak lama, penasehat hukum terdakwa, HM Gasman Gazali, mengaku tak mengajukan eksepsi (bantahan dakwaan). “Menurut saya sudah tak ada lagi yang perlu dieksepsi,” ujarnya sesaat sidang usai.

Adapun sidang dilanjutkan Senin (17/3/2014) pekan depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh JPU.

Untuk diketahui, perkara ini berawal dari kejadian penggeroyokan yang dilakukan para terdakwa anggota Bonek YSS (pendukung Persebaya ISL) ini, disebabkan karena kesalahpahaman antardua kubu, yang terjadi pada akhir Desember 2013 lalu.

Andika Wahyu Nugroho (18), Fathkurrozi (21) dan Joko Susilo (24), para korban penggeroyokan, sekaligus anggota dari Bonek Persebaya 1927 itu, dituding telah merusak beberapa baliho yang dipasang Bonek YSS di beberapa titik ruas jalan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*