Saleh Ismail Mukadar Ajak Bonek Berjuang Selamatkan Persebaya

Goal.com-Selepas memegang kendali langsung Persebaya Surabaya, Saleh Ismail Mukadar langsung bergerak cepat. Setelah mengumpulkan para pemain, komisaris utama PT Persebaya Indonesia ini ganti bertemu dengan Bonek.  Pertemuan yang dihadiri sekitar seribu Bonek ini digelar di RM Taman Apsari Surabaya, Kamis (11/4) malam.

Dalam dialog terbuka ini, Saleh melayani setiap pertanyaan yang datang dari Bonek. Ia juga sempat menjelaskan tentang skema unifikasi liga yang menurutnya membuat Persebaya kembali didzalimi.

“Unifikasi itu penggabungan, bukan mengebiri salah satu pihak,” ujarnya yang langsung diamini ribuan Bonekmania.

“Bonekmania dan Persebaya pernah sukses mereformasi sepakbola negeri ini. Sekarang, itu mulai diganggu dan kita harus menjaganya,” tegas Saleh.

Saleh juga menegaskan, klub berjuluk Bajul Ijo itu bukanlah miliknya seorang.

“Saya dan Cholid Ghoromah hanyalah wakil. Tapi saya tidak bisa menjaga kelangsungan Persebaya 1927 sendiri. Kalian sudah tahu mana yang benar dan asli, mari kita jaga bersama-sama,” sambungnya.

“Saya hanya minta gerakan yang kalian lakukan tetap seperti ini, damai. Jangan ada clash, karena saya dengar ada pihak yang ingin kalian clash,” tutup Saleh.

Saleh pun dengan tegas membantah kalau dirinya yang mengumpulkan Bonekmania malam itu. Menurutnya, dirinyalah yang diundang dalam acara ini.

“Mereka selalu tergerak dengan nuraninya sendiri. Saya tak pernah menyuruh mereka,” tegasnya usai pertemuan.

Sementara itu, rencana kehadiran orang Jakarta sebagai CEO Persebaya mulai mendapat perlawanan.  Beberapa pemain dengan tegas menolak kehadiran CEO drop-dropan dari konsorsium Jakarta.

“Kami minta dikelola orang Surabaya saja. Nggak perlu orang Jakarta. Pengalaman dua kali sebelum ini sudah cukup bagi kita,” tegas pemain senior Mat Halil.

Kata Mat Halil, Persebaya Surabaya harus diselamatkan. Apa yang terjadi saat ini, menurutnya, bagian dari sejarah perjuangan Persebaya.

“Yang saya ikuti, sejarah persebaya adalah sejarah perlawanan. Kami selalu di didzalimi. Tapi kami selalu bisa bertahan. Saya yakin, kali ini pun kami akan bisa bertahan. Karena sejarah panjang yang kami miliki,” tandasnya. (gk-31)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*