Resmi: Andrew Barisic Perkuat Persebaya 1927

Bola.net – Penyerang asal Australia, Andrew Barisic akhirnya resmi bergabung dengan Persebaya 1927 dan siap dimainkan saat menghadapi Atjeh United pada pertandingan Liga Primer Indonesia, Minggu (13/03).

Barisic tiba di Surabaya pada Rabu (09/03) pagi dan sorenya langsung bergabung dalam sesi latihan tim Persebaya di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya.

Kedatangan penyerang berusia 24 tahun itu molor dari jadwal semula yaitu pada dua pekan lalu, karena masih harus memperkuat timnya Gold Coast United berlaga di Liga Australia (A-League).

Sebelum menjalani sesi latihan, Barisic menjalani tes medis dan kondisinya dinyatakan tidak ada masalah. Setelah itu, dia langsung menandatangani kontrak selama satu musim.

Pelatih Persebaya 1927, Aji Santoso, mengatakan kedatangan Barisic sudah lama ditunggu, karena timnya memang sedang membutuhkan tambahan pemain di lini depan.

“Kondisi Wirahadi belum pulih dari cedera engkel sehingga kekuatan lini depan praktis berkurang. Barisic hadir di saat yang tepat, kendati sedikit terlambat,” ujarnya.

Hingga menyelesaikan enam pertandingan, Persebaya hanya memiliki tiga penyerang lokal. Selain I Made Wirahadi, masih ada Miko Ardiyanto dan Nico Susanto serta pemain tengah Andik Vermansah yang sering didorong ke depan.

“Barisic bilang siap dimainkan, tapi mungkin tidak jadi `starter` saat lawan Atjeh United. Dia baru gabung dan masih membutuhkan adaptasi dengan tim,” tambah Aji Santoso.

Kemungkinan besar, mantan pelatih Persik Kediri itu akan menduetkan Nico Susanto dan Andik Vermansah pada pertandingan Minggu (13/03).

Setelah Andrew Barisic, Persebaya masih menunggu kehadiran “marquee player” atau pemain bintang kelas dunia berposisi penyerang yang akan didatangkan konsorsium LPI. Direktur PT Pengelola Persebaya Indonesia Llano Mahardika ketika dikonfirmasi terpisah, enggan menyebutkan nilai kontrak untuk menggaet Barisic.

Ia hanya mengatakan bayaran Barisic hampir sama dengan yang diberikan kepada pemain bertahan asal Brazil, Otavio Dutra, yakni masih di bawah angka Rp1 miliar selama satu musim.

“Soal harga tidak bisa saya sebut dan pastinya juga tidak beda jauh beda dengan Dutra,” katanya. (ant/mac)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*