Polisi Sweeping Bonek Tak Berhelm

Surabaya – Aparat kepolisian menindak tegas suporter Persebaya 1927 yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm dan pelanggaran lalu lintas lainnya. Hasilnya, puluhan suporter atau bonek, yang ingin menyaksikan tim kesayangannya bertanding versus Aceh United, dikenakan tilang.

“Upaya yang kita lakukan ini untuk menindak tegas siapapun pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran, termasuk suporter Persebaya atau bonek,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Surabaya AKP I gusti Merta, kepada wartawan di
lokasi, Minggu (13/3/2011).

Dari pantauan detiksurabaya.com, petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya, melakukan sweeping terhadap pengendara roda dua di Jalan Gubernur Suryo dekat taman air mancur.

Beberapa suporter yang sebagian mengenakan kaos bonek, terlihat konvoi. Sebagian iring-iringan motor itu, ada yang berboncengan dan tidak mengenakan helm.

Petugas pun langsung menghentikannya, dan meminta pengendara itu berhenti. Sebagian ada yang berusaha melepaskan diri dari tangkapan polisi, petugas langsung mencabut kunci motornya dan meminta minggir.

Polisi juga meminta surat-surat kendaraan bermotornya. Sebagian ada yang tidak memiliki SIM, dan ada yang tidak dilengkapi kaca spion. Hasil sweeping yang dilakukan hingga pukul 17.50 WIB, menjaring 67 pengendara.

“Kita tidak akan membiarkan siapa pun termasuk bonek. Tidak hanya di sini saja (dekat Taman Air Mancur), tapi juga di dekat stadion Tambaksari,” tuturnya.

Selain mensweeping pengendara yang tidak mengenakan helm, polisi juga mensweeping suporter yang membawa bendera yang diikatkan dengan kayu.

“Kita tidak melarang membawa bendera. Yang kita minta hanya kayunya, agar tidak membahayakan pengendara lainnya,” jelasnya.

(roi/fat) Surabaya,detikSurabaya – Aparat kepolisian menindak tegas suporter Persebaya 1927 yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm dan pelanggaran lalu lintas lainnya. Hasilnya, puluhan suporter atau bonek, yang ingin menyaksikan tim kesayangannya bertanding versus Aceh United, dikenakan tilang.

“Upaya yang kita lakukan ini untuk menindak tegas siapapun pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran, termasuk suporter Persebaya atau bonek,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Surabaya AKP I gusti Merta, kepada wartawan di
lokasi, Minggu (13/3/2011).

Dari pantauan detiksurabaya.com, petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya, melakukan sweeping terhadap pengendara roda dua di Jalan Gubernur Suryo dekat taman air mancur.

Beberapa suporter yang sebagian mengenakan kaos bonek, terlihat konvoi. Sebagian iring-iringan motor itu, ada yang berboncengan dan tidak mengenakan helm.

Petugas pun langsung menghentikannya, dan meminta pengendara itu berhenti. Sebagian ada yang berusaha melepaskan diri dari tangkapan polisi, petugas langsung mencabut kunci motornya dan meminta minggir.

Polisi juga meminta surat-surat kendaraan bermotornya. Sebagian ada yang tidak memiliki SIM, dan ada yang tidak dilengkapi kaca spion. Hasil sweeping yang dilakukan hingga pukul 17.50 WIB, menjaring 67 pengendara.

“Kita tidak akan membiarkan siapa pun termasuk bonek. Tidak hanya di sini saja (dekat Taman Air Mancur), tapi juga di dekat stadion Tambaksari,” tuturnya.

Selain mensweeping pengendara yang tidak mengenakan helm, polisi juga mensweeping suporter yang membawa bendera yang diikatkan dengan kayu.

“Kita tidak melarang membawa bendera. Yang kita minta hanya kayunya, agar tidak membahayakan pengendara lainnya,” jelasnya.

(roi/fat)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*