Pesta Gol di Tambaksari

Persebaya1927.org-Big Match Liga Premier Indonesia antara Persebaya 1927 dan Persema Malang di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, berakhir dengan kedudukan 4-0 untuk kemenangan tuan rumah Persebaya 1927. Dengan kemenangan ini Persebaya 1927 menduduki puncak klasemen sementara Liga Premier Indonesia menggantikan posisi Persema.

Sempat dikeluhkan karena harga tiket naik drastis di tangan calo, laga hari Minggu (15/5) ini dipenuhi puluhan ribu Pendukung Persebaya 1927. Ulah calo ini berakibat ratusan Bonek berusaha menerobos masuk. Di sektor B stadion ratusan penonton yang kebanyakan tanpa tiket saling dorong. S

Gol pertama Persebaya 1927 tercipta pada menit pertama melalui tandukan Otavio Dutra menyambut tendangan bebas John Tarkpor. Gawang Sukasto Efendi kiper Persema bergetar untuk pertama kalinya.

Keunggulan satu gol membuat Persebaya 1927 semakin mengganas, tujuh menit kemudian tercipta gol kedua tuan rumah melalui Andrew Barisic. Dikawal ketat oleh Seme Patrick, striker Persebaya 1927 tersebut melambungkan bola melewati kiper Sukasto dan membuat kedudukan menjadi 2-0.

Pada kedudukan 2-0 serangan Persebaya 1927 agak kendor. Namun usaha Persema untuk mencuri gol berakhir di barisan lini pertahanan Persebaya 1927.

Terus berusaha menyerang membuat lini pertahanan Persema kecolongan oleh gol ketiga Persebaya 1927 diciptakan oleh Nico Susanto pada menit ke-34 melalui tendangan kaki kiri. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak kedua, Persema tampil ngotot dan terus berusaha mencetak gol sedangkan Persebaya 1927 berusaha bermain aman. Peluang emas Ngon Mamoun dari dalam kotak penalti masih membentur mistar.

Justru Persebaya 1927 yang menambah keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-66 melalui gol Andrew Barisic yang berawal dari umpan silang Nico Susanto dari sayap kanan.

Usaha Persema untuk menciptakan gol terhadang oleh kokohnya lini pertahanan Persebaya 1927. Kedudukan 4-0 untuk kemenangan Persebaya 1927 bertahan sampai pertandingan berakhir.

Dengan hasil ini maka Persebaya 1927 berada di puncak klasemen sementara Liga Premier Indonesia dengan 39 poin sama dengan Persema tetapi unggul selisih gol. Kompetisi Liga Premier Indonesia masih menyisakan satu pertandingan di paruh musim pertama ini.

Pelatih Persema Timo Scheunemann mengakui mental Persema jatuh karena gol kilat Persebaya 1927. “Di babak kedua, sebenarnya anak-anak mulai bangkit. Tapi Persebaya 1927 ternyata tetap konsisten bermain bagus sehingga tim kami kesulitan,” papar pelatih blasteran Jerman-Indonesia itu.

Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso puas dengan kemenangan Persebaya 1927. “Saya puas karena kemenangan ini diraih dari hasil bermain bagus,” kata Aji.

Panitia berhasil menjual 450 tiket VIP, 1500 tiket utama, 22.975 tiket ekonomi dan 5.000 tiket jatah suporter. Pendapatan kotor dari pertandingan kali ini sebanyak Rp 609.500.000.

Susunan pemain:
Persebaya 1927: Endra Prasetya (pg), Erol Iba, Khusnul Yuli/Johan Ibo, Otavio Dutra, Michael Chetkovski, Taufiq, John Tarkpor, Rendy Irawan, Arif Ariyanto/Andik Vermansyah, Nico Susanto/Jusmadi, Andrew Barisic.
Persema: Sukasto Efendi (pg), Seme Patrick, Bendid Lang/Izak Ogawagai, Suroso, Kasan Sholeh, Bima Sakti, Ngon Mamoun/Jaya Teguh Angga, Kim Kurniawan, M Kamri/Syamsul Huda, Reza Mustofa, Han Sang Min.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*