Persebaya LPI Datangkan Dua Penjaga Gawang

Bolaindo.com-Satu per satu kiper Persebaya Surabaya yang berlaga di Liga Prima Indonesia (LPI) mulai rontok.

Setelah Dedi Iman hengkang ke Barito Putra, kini Endra Prasetya menderita sakit dan harus absen lama untuk penyembuhan.

Praktis, Bajul Ijo tinggal menyisakan nama Dhimas Galih di bawah mistar gawang.

Debut Dhimas saat Persebaya menjamu Persepar Palangkaraya, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (2/6/2013) membuat pelatih Ibnu Grahan kagum.

Dhimas tampil gemilang menjaga gawangnya dan membuat Persebaya menang 2-1.

Namun, toh ini masih membuat Ibnu cemas. Kecemasan ini terkait ancaman cedera atau hukuman kartu pada Dhimas.

Jika hal ini terjadi, sudah pasti Bajul Ijo tidak memiliki kiper lagi.

“Dhimas memiliki potensi untuk menjadi kiper bagus. Namun hanya memiliki satu kiper bukan kondisi ideal bagi sebuah tim, apalagi kompetisi masih panjang,” kata Ibnu Grahan, Kamis (6/6/2013).

Terkait minimnya stok kiper inilah, Persebaya akan mendatangkan dua kiper untuk mengarungi laga-laga selanjutnya.

Bahkan satu dari dua kiper ini sudah bergabung ikut latihan bersama punggawa Bajul Ijo lainnya.

Dia adalah Dedi Sutanto yang sudah tidak asing lagi bagi Persebaya. Pasalnya, di kurun 2007 Dedi juga pernah memperkuat Persebaya.

Terakhir kalinya, di musim lalu, Dedi yang berusia 31 tahun ini bermain untuk Barito Putra.

“Selain Dedi ada satu kiper lagi yang akan kami datangkan. Namun, kami belum bisa menyebutkan namanya karena masih dalam tahap negoisasi,” kata Ibnu.

Dedi sudah ikut latihan bersama Persebaya pada Rabu (5/6/2013) kemarin di Fitness Centre Unesa.

Terkait kans Dedi apakah akan dikontrak menjadi kiper Persebaya atau tidak, Persebaya belum bisa memutuskannya.

“Dia (Dedi) masih diseleksi. Dia kan baru datang, jadi masih dilihat dulu untuk beberapa hari ke depan. Kami akan pantau kondisinya juga,” kata Mahrus Afif, pelatih kiper Persebaya.

Sementara itu, sejak Rabu (5/6/2013) dini hari, kiper utama Endra Prasetya masih menjalani perawatan di RS Husada Utama, Surabaya. Dari hasil rekam medis sementara, Endra terkena demam berdarah.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Apakah dia demam berdarah atau tifus. Semoga dia lekas sembuh,” harap Ibnu Grahan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*