Persebaya Dipecundangi Pro Duta 1-3


TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Persebaya kali ini gagal memuaskan para pendukungnya yang menonton langsung aksi mereka di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (21/9/2013).

Turun menjamu tim mapan Pro Duta FC, Andik Vermansah dan kawah-kawan kalah 1-3. Bajul Ijo sempat memberi harapan ketika memimpin 1-0 di babak pertama lewat gol Han Jiho di menit 31.

Sayang keunggulan itu tidak mampu dipertahankan di babak kedua. Malah sebaliknya, gawang Persebaya bobol tiga kali masing-masing pada menit 61 dan 63 oleh Rahmad Hidayat, serta Yusuf Efendi di menit 88. Harus diakui, absenya tiga pemain pilar yakni Mario Karlovic, Jefri Prasetya dan Nurmufid Fastabiqul Khoirot membuat membuat kekuatan Persebaya banyak tereduksi.

Usai pertandingan Pelatih Persebaya Fabio Oliveira mengaku mendapat banyak pelajaran dari kekalahan yang dialami timnya. Apalagi ini untuk kali pertama dia bisa mendampingi tim secara langsung setelah statusnya disahkan oleh Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Namun ironisnya, Persebaya harus menelan kekalahan dari Pro Duta yang sempat bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemain mereka dikartu merah. “Ini pelajaran berharga dan bisa menjadi motivasi bagi kami ke depannya. Untuk sukses, kita kan harus jatuh dulu,” tegas Fabio. Pria asal Brasil ini membantah anak asuhnya meremehkan lawan setelah unggul satu gol dan jumlah pemain. “Justru mereka sebenarnya terpacu untuk menambah gol lagi dan lagi. Di sinilah tempo permainan yang seharusnya dikendalikan malah terlupakan,” terang mantan asisten pelatih timnas senior ini.

Menariknya, pelatih Pro Duta Dejan Antonic merasa tidak enak hati dengan kemenangan yang diraih pasukannya. Maklum, Dejan adalah mantan pemain Persebaya. “Maaf saya keceplosan di gol ketiga. Gol pertama dan kedua saya tak gembira, karena saya harus mengalahkan Persebaya di sini. Bagaimana pun Persebaya selalu di hati saya,” ucap Dejan, yang sebelumnya menukangi Arema Malang.

Kalaupun gembira di ujung laga, sambung Dejan, itu karena anak-anak Pro Duta mampu bermain lepas sehingga mental mereka tidak terbebani. “Tak ada strategi khusus. Saya bersama tim ini baru sepuluh hari, saya hanya minta mereka main enjoy saja,” tambah pelatih yang menggantikan Roberto Bianchi ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*