Panggung Pemain Muda

SURABAYA,Surabaya Post – Turnamen segi empat bertajuk Battle of The Fantastic Four yang digelar di Stadion 10 November menjadi panggung pemain-pemain muda. Tercatat, pemain Persema Malang Kim Jeffrey Kurniawan, dua pemain Persebaya 1927 Arif Ariyanto dan Fandi Eko Utomo mampu mencuri perhatian khalayak bola Surabaya.

Persema, yang bermain monoton sepanjang laga kedua melawan Bali Devata, Kamis (21/7) kemarin, mampu ditutupi berkat gol tunggal Kim Kurniawan di menit 75. Gol tersebut berawal dari serangan balik Laskar Ken Arok, Kim Kurniawan yang bebas tak terkawal berhasil melepaskan tendangan first time yang mengarah ke pojok sisi kiri gawang Agus Purwanto.

Tak ayal, pelatih Persema Timo Scheunemann memuji penampilan anak asuhnya itu. timo menyebut bila dia memberi posisi yang tepat untuk perkembangan sepakbola Kim. ”Dengan ini Kim bisa menempati lima posisi di lapangan. Pada laga ini (kemarin) saya menempatkan Kim sebagai gelandang serang. Hal ini akan membantu perkembangan Kim di Timnas SEA Games nanti,” jelas pelatih kelahiran Kediri, 37 tahun lalu ini.

Menurut pelatih berlisensi A Eropa ini, permainan Kim jadi lebih hidup bila bermain sesuai posisi favoritnya. Meski begitu, Timo sering menempatkan Kim bukan pada posisi idealnya agar Kim bisa berkembang menjadi lebih baik.

”Kim itu bisa menempati semua posisi gelandang, wing back kanan kiri. Saya yakin, hal ini penting untuk masa depan sepakbola Kim,” ungkapnya.

Timo juga menyebutkan, turnamen ini bisa membuatnya bereksperimen dengan memberi kesempatan para punggawa mudanya. Pada turnamen ini, Timo memasukkan pemain-pemain Persema U-18, seperti Nehemia dan Kevin serta Laban dan Izak Owagai.

Setali tiga uang, tuan rumah Persebaya 1927 tampil agresif dalam menjamu tamunya Persibo Bojonegoro dalam turnamen segi empat yang bertajuk Battle of The Fantastic Four. Anak asuh Aji Santoso menekuk Persibo tiga gol tanpa balas.

Dalam laga yang berlangsung malam WIB dan disaksikan sekitar 5000 bonekmania itu, Persebaya 1927 menurunkan calon bintang seperti Fandi Eko Utomo, Fastabiqul Khoirot, Sunaji, Lucky Wahyu, Rendi Irawan, serta Taufiq.

Arif Ariyanto menjadi bintang kemenangan Bajul Ijo dengan membukukan dua gol, menit ke-18 dan ke-65. Pemain muda Fandi Eko Utomo memantapkan kemenangan Persebaya 1927 di menit ke-69. Erol Iba dkk pun menuntaskan perlawan Laskar Angling Dharma dengan skor telak 3-0.

Asisten pelatih Persebaya 1927 Ibnu Graham, kepada wartawan usai pertandingan mengomentari penampilan para pemain mudanya yang cukup enerjik dan memberi kredit lebih pada penampilan Fandi Eko Utomo. ”Turnamen ini memang untuk menjajal para pemain muda kami. Sedangkan untuk Fandi, dia masih muda. Ajang ini dia kita coba dan hasilnya cukup bagus,” pujinya. dek

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*