Nasib Persebaya Tak Jelas, Andik Ingin Main di Luar Negeri

Jakarta,DetikSport – Nasib Persebaya Surabata yang tidak jelas membuat pemain bintangnya, Andik Vermansah, membulatkan tekad bermain di kompetisi luar negeri. Ia mengaku sudah punya peminat.

“Iya, aku kepingin main di luar saja. Ada beberapa klub luar yang deketin, tapi masih rahasia. Tapi belum pasti karena memang belum deal kok,” tutur gelandang sayap timnas Indonesia itu kepada detiksport, Kamis (4/4/2013).

Masa depan Persebaya menjadi tidak jelas usai keputusan Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret lalu. Di kongres itu diputuskan bahwa penyatuan liga musim depan diikuti 18 klub ISL dan empat klub IPL.

Keputusan tersebut membuat gelisah Persebaya, sebab mereka mengalami dualisme klub, sedangkan PSSI melalui La Nyalla Mattalitti pernah menyatakan bahwa Persebaya yang asli adalah yang saat ini bermain di Divisi Utama PT. Liga Indonesia.

Andik pun mengaku kebingungan terkait masa depannya di klub yang telah membesarkan namanya itu. Namun pemain berusia 24 itu menyatakan dirinya harus meneruskan impiannya sebagai pesepakbola.

“Sebenarnya klub impian saya itu adalah Persebaya. Tapi melihat kondisi ini bagaimana, aku bingung. Tunggu saja bagaimana perkembangannya,” ujarnya.

Saat didesak untuk menyebutkan salah satu klub luar negeri yang telah mendekatinya, Andik akhirnya menjawab. Klub itu adalah juara Liga Macedonia musim lalu, FK Vardar. Menurutnya, klub yang bermarkas di ibukota Skopje itu mengincarnya sejak 2012.

“Insya Allah, nanti dikabarin. Intinya, aku kepengin main di luar negeri, pengen coba main di luar. Tapi masih menunggu,” imbuh Andik.

Persebaya Buat Petisi Online

Sementara itu, terkait masa depan klubnya, Bonek baru-baru membuat petisi online yang menuntut supaya pemerintah dan federasi membatalkan keputusan unifikasi liga yang melarang “Bajul Ijo” berkompetisi. Mereka menanggap keputusan itu sebagai sebuah penzoliman.

“Klub Persebaya Surabaya sampai sekarang masih bermain di kompetisi sepakbola Indonesia dibawah yuridiksi PSSI yaitu Indonesian Premier league (IPL) dan masih tercatat dalam kompetisi resmi anggota FIFA,” demikian antara lain pernyataan petisi tersebut.

“Target kami adalah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penggagas reformasi sepakbola nasional membatalkan unifikasi Kongres Luar Biasa PSSI yang melarang Persebaya ikut liga sepak bola di Indonesia,” cetus pentolan Bonek, Andi Peci.

Tiga poin yang diminta adalah sebagai berikut:

1. Batalkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tgl 17 Maret 2013 tentang unifikasi Liga Sepakbola di Indonesia yang melarang atau tidak mengikutsertaka?n klub Persebaya Surabaya dalam liga sepakbola di Indonesia.

2. Berikan sanksi kepada Menpora dan Ketua Umum PSSI yang melakukan tindakan penzoliman sistemik terhadap klub Persebaya Surabaya.

3. Berikan hak kepada klub Persebaya Surabaya untuk bisa ikut liga sepakbola di Indonesia.

( ads / a2s )

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*