Masuk Timnas, Andik tak akan Tinggalkan Persebaya

REPUBLIKA.CO.ID,Gelandang serang Andik Vermansyah menyatakan tidak akan meninggalkan Persebaya 1927 dan pindah ke klub Liga Super Indonesia, demi untuk memenuhi persyaratan masuk tim nasional.

“Saya dibesarkan oleh Persebaya dan sangat mencintai tim ini. Saya tidak akan meninggalkan klub yang telah membesarkan karir saya,” katanya saat ditemui wartawan di Surabaya, Selasa.

Pemain binaan klub internal Persebaya ini mengaku senang dirinya diproyeksikan masuk tim nasional untuk menghadapi SEA Games 2011. “Saya baru tahu soal berita itu dari internet dan koran. Sebagai pemain, tentu saya bangga dan sangat ingin membela timnas,” tambah mantan pemain tim sepak bola Jatim di PON 2008 itu.

Selain Andik Vermansyah, Pelatnas Prima juga merekomendasikan beberapa pemain Liga Primer Indonesia (LPI) untuk bergabung di timnas, salah satunya Irfan Bachdim dari Persema Malang.

Beberapa waktu lalu, Andik Vermansyah dan rekan satu timnya Lucky Wahyu sempat dipanggil Badan Tim Nasional (BTN), namun terkendala statusnya sebagai pemain LPI yang tidak diakui PSSI dan FIFA.

Pelatih Timnas Alfred Riedl juga telah memutuskan untuk hanya memakai tenaga pemain-pemain yang bermain di kompetisi resmi PSSI, seperti Liga Super Indonesia. Sementara itu, Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso mengaku senang dan bangga dengan rencana pemanggilan salah satu pemainnya ke timnas.

“Kalau mau fair, sebenarnya masih banyak pemain-pemain muda berkualitas dari kompetisi LPI yang layak masuk timnas. Saya sendiri selalu mendorong pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya,” katanya.

Direktur PT Pengelola Persebaya Indonesia, Llano Mahardhika, juga menyatakan Andik Vermansyah cukup layak memperkuat tim “Merah Putih”, karena kualitasnya tidak kalah dibanding pemain lain. Namun, Llano mengaku sangat keberatan kalau Andik Vermansyah harus menjalani pelatnas jangka panjang, termasuk harus pindah ke klub Liga Super agar bisa masuk timnas.

 

“Andik tidak akan dijual kepada klub Liga Super, kalau untuk klub di luar negeri silakan dan transfernya minimal Rp5 miliar,” katanya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*