FIFA Dukung PSSI Beri Sanksi LPI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menegaskan dukungannya terhadap status ilegal Liga Primer Indonesia (LPI).

Karena itu, FIFA juga menyatakan persetujuannya atas tindakan sanksi yang dijatuhkan pengurus PSSI kepada para pemain, pengurus, dan pelatih klub sepakbola maupun klub sepakbola yang menjadi peserta LPI.

Penegasan dukungan dan persetujuan FIFA itu tertuang dalam dua surat berbeda yang dikirimkan oleh para petinggi FIFA kepada Sekjen PSSI. Surat pertama bertanggal 9 Februari 2011 yang diteken oleh Director Member Association and Development FIFA, Thierry Reganas. Surat kedua bertanggal 10 Februari 2011 dikirim dari Zurich, dan ditandatangi oleh Deputi Sekjen FIFA Markus Katter.

Dua surat tersebut sekaligus jawaban atau tanggapan atas dua surat yang sebelumnya dikirimkan oleh PSSI kepada FIFA. Surat pertama dari PSSI dikirimkan kepada FIFA tanggal 27 Januari 2011 mengenai tindakan sanksi PSSI terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam LPI yang dinilai ilegal. Sedangkan surat kedua dikirimkan oleh PSSI kepada FIFA tanggal 1 Februari 2011 tentang hasil Kongres Tahunan PSSI dan mengenai rencana PSSI menyelenggarakan Kongres Luar Biasa pada 19 Maret mendatang.

Dalam suratnya yang dikirimkan kepada Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Markus Kattner antara lain menegaskan bahwa FIFA dapat memahami dan karenanya menyetujui tindakan yang telah diambil pengurus PSSI terhadap seluruh pemain, pelatih dan pengurus klub-klub sepakbola yang mengikuti LPI.

“Sesuai dengan fungsinya untuk melaksanakan pengawasan, pengendalian, dan mengorganisasi seluruh kegiatan persepakbolaan di wilayahnya, maka tindakan PSSI itu sudah sesuai dengan statuta maupun peraturan-peraturan PSSI lainnya yang berlaku,” demikian tulis Markus dalam suratnya itu.

Sedangkan Thierry dalam suratnya yang juga ditujukan kepada Sekjen PSSI menyatakan, bahwa pihaknya dapat memahami sanksi yang telah dijatuhkan PSSI terhadap LPI.

“Kami dapat memahmi tindakan sanksi yang dijatuhkan PSSI terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam suatu kompetisi yang tidak sesuai dengan permintaan FIFA,” demikian tulis Thierry. (oro)

Editor: Antonius Bramantoro

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*