BOPI Ancam Tak Keluarkan Izin

Jawa Pos – BADAN Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyatakan bahwa turnamen Piala Jenderal Sudirman harus berada di bawah supervisi Tim Transisi PSSI. Karena itu, BOPI mengimbau panitia turnamen segera meminta rekomendasi dari Tim Transisi PSSI sebelum mengajukan izin penyelenggaraan dari BOPI.

”Itu regulasi,” kata Sekjen BOPI Heru Nugroho kemarin (30/10). Menurut Heru, BOPI telah menggelar pertemuan segi tiga bersama Tim Transisi PSSI dan panitia Piala Jenderal Sudirman. Dalam pertemuan tersebut, pihak panitia diwakili langsung oleh Letjen Agus Sutomo selaku ketua organizing committee turnamen.

Sementara itu, tim transisi diwakili Gatot S. Dewa Broto. Agus Sutomo yang juga mantan Danjen Kopassus, kata Heru, bersedia mengirimkan surat permohonan rekomendasi ke Tim Transisi PSSI. ”Rencananya, awal November mereka sudah memasukkan surat permohonan itu,” katanya.

Gatot menerangkan, sejatinya semua turnamen sepak bola di Indonesia harus ber ada di bawah supervisi Tim Transisi PSSI. ”Jadi, dalam kondisi saat ini, kami mencoba menegaskan kembali status tim transisi itu dalam peta persepakbolaan Indonesia. Jadi, sudah seharusnya panitia Piala Jenderal Sudirman meminta rekomendasi ke tim transisi,” tutur dia.

CEO Mahaka Sports Hasani Abdulgani mengakui menjalin komunikasi dengan PSSI. Namun, pihaknya sebatas meminta restu. ”Intinya, kami kula nuwun (permisi) saja ke PSSI. Karena kami juga butuh wasit dan perangkat pertandingan lain dari mereka,” jelasnya. (dik/c9/tom)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*