Bonek Galang Petisi untuk Polisi

Surabaya (beritajatim.com) – Tak ingin klub kebanggannya, Persebaya ‘terusir’ dari Surabaya, suporter Bajul Ijo atau yang dikenal dengan nama Bonek menggalang dukungan dalam bentuk petisi. Mereka ingin Polrestabes Surabaya meninjau ulang pembekuan sementara izin pertandingan bola profesional di Kota Pahlawan.

Petisi ini digagas oleh sekelompok pendukung Persebaya yang mengatasnamakan dirinya, Save Our Persebaya. Dalam mukadimah disinggung mengenai keputusan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto yang melarang adanya pertandingan Persebaya di Surabaya.

Padahal, lanjut mereka, sebagai pertandingan sepakbola, Persebaya senantiasa memberikan hiburan murah meriah bagi rakyat Surabaya.

“Tandatangani petisi ini sebagai bentuk protes agar Kombespol Tri Maryanto meninjau ulang hal tersebut SEKALIGUS MENGUSUT TUNTAS kekerasan yang dilakukan polisi kepada suporter ketika Persebaya menjamu Persija di 3 Juni 2012 silam,” tulisnya.

Penggalangan dukungan dilakukan via online lewat link: http://www.change.org/id/petisi/tinjau-ulang-ijin-penolakan-pertandingan-persebaya-di-surabaya. Hingga, Kamis (14/3/2013) dini hari, lebih dari 160 orang mendukung aksi ini. Mereka juga melontarkan berbagai komentar terkait keputusan Polrestabes yang membekukan izin laga sepakbola di Surabaya.

“Ini Surabaya, tempat pengabdian Anda, ini pekerjaan Anda utk MENERTIBKAN keramaian, bukan malah MENGHINDARINYA,” tulis Aditya Oky. “Kami punya Surabaya, dan Surabaya punya kita. Ini rumah kami Pak,” tulis Moudi Febbiana.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Polrestabes Surabaya melalui surat nomor B/1830/III/2013/Bagops, membekukan izin pertandingan sepakbola di Surabaya, hingga waktu yang tidak ditentukan. Imbasnya, baik Persebaya DU Persebaya IPL harus ‘terusir’ dari homebase mereka di Gelora Bung Tomo.[sya]

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*