Arif Affandi Sarankan Dua Persebaya Dimerger

Surabaya (beritajatim.com) – Mantan Ketua Umum Persebaya, Arif Affandi memberikan sumbang saran terkait kelangsungngan Bajul Ijo kedepannya. Menurut Arif, untuk kebaikan Persebaya, ada baiknya Persebaya yang tanding di Indonesia Premier League (IPL) bersatu dengan Persebaya yang main di Divisi Utama (DU). Atau dengan kata lain adalah merger.

Sebagai mantan petinggi di tim yang identik dengan warga hijau ini, Arif juga mengamati dan up to date terkait kabar terbaru Persebaya. Ketika masalah dualisme yang melanda Persebaya belum terselesaikan, Arif memiliki gagasan, yakni kedua tim harus bersatu melalui proses merger.

“Sekarang sebetulnya tinggal pada kebesaran hati para pengurus kedua Persebaya ini. Mau tidak mereka menyatu untuk kepentingan Persebaya. Kalau masing-masing pada egoisme, tak akan selesai,” kata Arif ketika ditemui saat menghadiri perayaan Ulang Tahun Beritajatim.com ke-7, Senin (1/4/2013)

Menurut mantan wakil walikota Surabaya ini, merger adalah salah satu langkah tepat untuk menyatukan Persebaya IPL dengan Persebaya DU. “Intinya bagaimana keduanya bertemu. Dimix lah. Merger, sudah harus merger. Ini masalah teknis kan. Merger itu, ya dua Persebaya ini harus bergabung,” tegas Arif.

Mantan pemimpin redaksi salah satu koran besar di Indonesia ini menambahkan, dalam proses merger, memang dibutuhkan kelegawaan dari berbagai pihak. Sebab, yang seharusnya dipikirkan adalah bagaimana megembalikan Persebaya yang dulu diperhitungkan oleh semua pihak.

“Sekarang saja lho, kalau di tingkat PSSI-nya bisa damai, masa ditingkat klubnya tidak bisa. Sudah menurut saya begitu. Merger itu ada yang kehilangan, tapi kan tak kehilangan semua. Yang harus dipikirkan adalah kebaikan Persebaya,” ucapnya kepada Beritajatim.com.

Arif juga mengusulkan, bila pun ada dua Persebaya, maka yang satu harus ada yang menjadi Persebaya Junior dan satu tim lagi Persebaya Senior. Sebab, lanjut Arif, satu payung manajemen bila harus mengurusi dua klub, itu adalah tugas yang berat.

“Misalnya, Persebaya yang DU menjadi Persebaya Junior, sedangkan Persebaya yang 27 menjadi Persebaya Senior. Sehingga tetap satu kota punya satu klub, Tapi itukan berjenjang. Nantinya, dari klub-klub internal atau SSB, proses jenjangnya tak langsung ke Persebaya profesional, tapi ke Persebaya Junior dulu,” tutup Arif.[sya]

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*