Andik Vermansyah Kembali Jadi Sorotan Media Eropa

JAKARTA, KOMPAS.com — Gelandang lincah Andik Vermansyah kembali menjadi sorotan media massa di Eropa. Pemain Persebaya 1927 itu dianggap bakal menjadi pemain paling bersinar sepanjang tahun ini.

Setidaknya itulah pandangan John Duerden dalam artikel yang ditulisnya di Soccernet. Duerden adalah mantan pemain sayap Tottenham Hotspur yang aktif menulis di sejumlah media massa, termasuk The Guardian dan Soccernet.

Dalam artikelnya tersebut, Duerden menyebut sepuluh pemain Asia yang berpotensi menjadi pemain paling prospektif di daratan Asia. Selain Andik, ia juga menyebut Hiroshi Kiyotake dari Jepang, Shin Young-rok (Korea Selatan), Yu Hanchao (China), Fahad Al-Enezi (Kuwait), Ibrahim Ghaleb (Arab Saudi), Pak Song Chol (Korea Utara), Ali Ashfaq (Maladewa), Amer Shafia (Jordania), serta Fareez Farhan (Singapura).

“Gelandang serang itu (Andik) kecil dan punya kemampuan bagus sehingga ia disebut Messi Indonesia,” tulis Duerden.

Andik menjadi sorotan media mancanegara, tidak hanya karena ia bermain apik dalam SEA Games XXVI, tetapi juga karena ia mendapat “anugerah” bertukar kaus dengan bintang LA Galaxy, David Beckham. Meski berbadan mungil, pemain 20 tahun itu mampu berlari cepat dan bergerak lincah. Namanya sempat dikaitkan dengan tawaran bermain di klub Serie-A Italia, Novara, bahkan juga dengan AC Milan dan Benfica.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*