6 Oknum Bonek Pembunuh Warga Lamongan Dituntut 7 Tahun Penjara

Lamongan,detikSurabaya – Masih ingat dengan kasus aksi kekerasan yang dilakukan beberapa suporter Persebaya di Lamongan 7 bulan lalu? 6 Oknum bonek yang terbukti telah mengakibatkan seorang warga Kota Soto tewas itu dituntut JPU 7 tahun penjara.

Dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan, Kamis (14/7/2011), Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Fathur menuntut terdakwa yang berjumlah 6 orang dengan tuntutan 7 tahun penjara.

JPU dalam tuntutannya mengatakan, para terdakwa terbukti secara sah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya Gilang Andika dan melukai Karembo. Fakta ini berdasarkan keterangan dari saksi yang berjumlah 17 orang.

“Salah satunya adalah keterangan dari saksi kunci yakni, Karembo yang merupakan saksi utama yang masih hidup dan berhasil lolos dari penganiayaan yang menewaskan Gilang Andika,” katanya.

Dalam sidang yang diketuai oleh Hakim Sri Astining Wilujeng juga memaparkan kronologis dari keterangan para saksi. Para terdakwa terbukti secara sah melakukan penganiayaan sesuai dengan pasal 170 ayat KUHP dua ke 3 dan 170 ayat 2 ke 3 KUHP yang isinya bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan mati dan luka berat.

“Dari 17 saksi tidak ada saksi yang meringakan para terdakwa,” katanya.

Sementara itu, Suisno, penasehat hukum kelima bonek pada wartawan mengaku telah menyiapkan pembelaan bagi para kliennya. “Kita siap dan yakin kalau tuntutan dari JPU akan kita perjuangan untuk bebas atas segala tuntuan,” katanya singkat.

Sidang sendiri ditunda Rabu depan guna mendengarkan pembelaan para terdakwa.

Keenam oknum suporter bonek tersebut yakni, Mashuri (27) warga Kelurahan Perak Barat Kecamatan Krembangan, M. Kamil (21) warga Kelurahan Bulakbanteng Kecamatan
Kenjeran, Yudha alias Plolong (29) warga Kecamatan Tambaksawah, M. Iwan (25) warga jalan Maspati, Amin Thohari (20) warga Kecamatan Gubeng dan Ahmad Farid (24) warga Kecamatan Rungkut.

Diberitakan sebelumnya, aksi brutal oknum bonek ini terjadi di Lamongan saat para suporter ini akan pergi ke Tangerang untuk memberikan dukungan bagi Persebaya 1927 yang akan bertanding melawan Tangerang Wolves, Sabtu, (22/1/2011) lalu.

(bdh/bdh)


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*